iklan
Parameter Untuk Menentukan Apakah Suatu Perusahaan Cukup Likuid
Halo
guys? Apa kabar malam ini semoga tetap dalam lindungan Yang Maha Kuasa. Nah,
kali ini kita akan membahas mengenai parameter
untuk menentukan apakah suatu perusahaan cukup likuid, untuk mengetahui
apa saja parameter tersebut kita
langsung saja simak penjalasan dibawah.
![]() |
| Likuiditas |
Ada
beberapa parameter yang dihitung dan di analaisis berdasarkan data informasi
yang disajikan dalam laporan posisi keuangan perusahaan untuk menentukan apakah perusahaan
cukup likud yaitu:
1. Aset
Lancar (Current Assets)
adalah dana
tunai atau uang kas yang merupakan cash in bank yang bebas penggunaannya,
aset lain yang dalam sentuhan atau siklus usaha normal akan terkonversi menjadi
dana tunai, dan persediaan atau jasa yang tersedia untuk dimanfaatkan dalam
siklus usaha normal.
2. Aset
Likuid (Likuid Asset)
adalah
kas yang disimpan di bank serta dana tunai lainnya yang tidak disisihkan untuk
tujuan tertentu (kecuali untuk pembayaran liabilitas jangka pendek) atau
investasi yang setap saat dapat dicairkan.
3. Modal
Kerja (working Capital) atau Aset
Lancar Neto (Net Current Assets)
adalah total aset total lancar dikurangi total liabilitas jangka pendek.
4. Rasio
Lancar (Current Ratio)
adalah
rasio untuk mengukur kemampuan entitas untuk melunasi liabilitas jangka pendek
ketika jatuh tempo. Dihitung dengan membandingkan aset lancar dengan liabilitas
jangka pendek. Penggunaan rasio ini harus mengacu pada rasio standar rata- rata
pada masing- masing industri.
5. Acid Test Ratio atau Quick Ratio
adalah
rasio yang lebih tajam untuk mengukur kemampuan likuiditas suatu perusahaan,
karena dalam perhitungan telah dikeluarkan faktor persediaan. Rasio ini
dihitung dengan membandingkan total aset lancar setelah dikurangkan dengan
jumlah liabilitas jangaka pendek.
Sekian yang kami dapat sampaikan
mengenai beberapa parameter untuk menentukan likuid atau tidaknya suatu
perusahaan. Semoga bermanfaat bagi kita semua dan ucapan terimakasih telah
mampir di blog kami.
