iklan
Pengertian Manajemen Pemesaran Jasa - Jasa merupakan aktivitas, manfaat, atau kepuasan yang ditawarkan untuk
dijual. Contohnya bengkel, salon, kursus, hotel, rumah sakit, cafe dan
sebagainya. Jasa sering dipandang sebagai suatu fenomena yang rumit. Kata
‘jasa’ (service) itu sendiri mempunyai banyak arti, mulai dari pelayanan
pribadi sampai jasa sebagai suatu produk. Sejauh ini sudah banyak pakar
pemasaran jasa yang berusaha mendifinisikan pengertian jasa.
Berikut
diantaranya:
Setiap tindakan atau kegiatan yang dapat ditawarkan oleh satu pihak kepada
pihak lain, pada dasarnya tidak berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan
apa pun. Produksi jasa bisa berkaitan dengan produk fisik atau
sebaliknya. ( Kotler,1994 )
A service is an activity or a series of activities which take place in
interactions with a contact person or physical machine and which provides
consumer satisfaction ( Lehtinen, 1983 )
Sementara perusahaan yang memberikan operasi jasa adalah perusahaan yang
memberikan konsumen produk jasa baik yang berwujud atau tidak, seperti
transportasi, hiburan, restoran dan pendidikan.
Dari definisi di atas, tampak bahwa di dalam jasa selalu ada interaksi
antara pihak konsumen dan pihak produsen, meskipun pihak-pihak yang terlibat
tidak selalu menyadari. Jasa bukan suatu barang, melainkan suatu proses atau
aktivitas yang tidak berwujud.
![]() |
| Pengertian, Klasifikasi Dan Karakteristik Jasa |
Dalam membangun sebuah usaha dibidang jasa perlu pertimbangan antara jasa
hingga ke kepuasan konsumen sebagai tujuan dari usaha. Dalam sebuah usaha jasa,
keunikan adalah salah satu modal dalam sebuah usaha jasa memiliki identitas
untuk eksis dalam dunia usaha. Tidak jarang konsumen mencari nilai unik yang
ada sebagai pemenuhan rasa penasaran dan kepuasannya. Apa lagi pada bidang jasa
makanan. Fenomena yang ada contohnya dikota malang sendiri, banyak berkembang
kuliner kuliner unik dari bentuk kreatifitas. Keunikan dan inovasi yang
dilakukan mengarahkan konsumen untuk penasaran kepada kuliner tersebut. maka
kami menghandirkan kuliner yang unik yaitu MartabakKaget.
MartabakKaget ini sebagai sebuah usaha kami dalam menghadirkan
keunikan dalam kasanah kuliner yang ada dikota malang dalam bentuk martabak
yang penuh inovasi dan keunikan didalamnya. Kami juga menciptakan suasana unik
yang akan dinikmati nantinya oleh para konsumen MartabakKaget itu sendiri.
Klasifikasi Pemasaran Jasa
A. Produk fisik dengan jasa pendukung
Pada kategori ini penawaran
terdiri atas suatu produk fisik yang disertai dengan satu atau beberapa jasa untuk
meningkatkan daya tarik pada konsumenya. Misalnya produsen mobil harus
memberikan penawaran yang jauh lebih banyak daripada hanya sekedar mobil saja,
yaitu bisa meliputi jasa pengantaran, reparasi, pemasangan suku cadang, dan
sebagainya. Dalam kategori ini, jasa dapat didefinisikan sebagai kegiatan yang
dilakukan perusahaan kepada pelanggan yang telah membeli produknya.semakin
canggih teknologi suatu produk generic maka penjualannya semakin tergantung
pada kualitas dan ketersediaan layanan pelanggan yang menyertainya, seperti
ruang pajangan, fasilitas pengantaran, bantuan aplikasi, pelatihan operator,
konsultasi intalasi dan pemenuhan garansi.
B. Hybrid
Penawaran terdiri dari barang
dan jasa yang sama besar porsinya. Contoh, Restoran, Warung makan, warnet, dll.
C. Jasa utama yang didukung
dengan barang minor
Penawaran terdiri atas suatu
jasa pokok bersama-sama dengan jasa tambahan
( pelengkap ) dan / atau barang-barang pendukung. Contohnya penumpang pesawat
yang membeli jasa transportasi. Selama menempuh perjalanan menuju tempat
tujuannya, ada beberapa unsure produk fisik yang terlibat, seperti makanan dan
minuman, majalah atau surat kabar yang disediakan, dan lain-lain. Jasa seperti
ini memerlukan barang bersifat capital intensif untuk realisasinya, tetapi
penawaran utamanya adalah jasa.
D. Jasa murni
Penawaran hampir seluruhnya
berupa jasa, miosalnya fisioterapi, konsultasi psikologi, pemijatan, dan
lain-lain.
Bedasarkan Klasifikasi diatas, usaha kami ini termasuk dalam poin B. Jasa
Hybrid, penawaran terdiri dari barang dan jasa yang sama besar porsinya.
3. Karakteristik
Jasa
Produk jasa memiliki
karakteristik yang berbeda dengan barang, karakteristiknya sebagai berikut:
A. Intangibility ( tidak berwujud )
Jasa tidak dapat dilihat atau
dicium sebelum jasa itu dibeli. Nilai penting dari hal ini adalah nilai tidak
berwujud yang dialami konsumen dalam bentuk kenikmatan, kepuasan, atau rasa
aman.
B. Inseparability,
umumnya pada aktivitas jasa
proses produksi dan konsumsi terjadi secara bersamaan, dalam arti
konsumen terlibat dalam produksi implikasinya kontak dan interaksi
menjadi sangat penting.
C. Heterogeinity,
standarisasi sulit dilakukan
karena sangat tergantung kepada sumberdaya manusia yang terlibat, sehingga
kualitas sulit dikendalikan. Masalah yang berkaitam dengan karakteristik
heterogeneity, adalah sangat sulit melakukan standarisasi dan pengendalian
kualitas jasa.
D. Perishabillity, jasa tidak mengenal persediaan
atau penyimpanan dari produk yang telah dihasilkan.
E. Lack of ownership, pelanggan
tidak memiliki jasa pada pembelian jasa pelanggan hanya memiliki akses personal
atas suatu jasa untuk jangka waktu yang terbatas.
Menurut
karakteristikdiatas, karakteritik usaha yang kami dalami adalah karakteristik
inseparability, karena dalam usaha kami, kami melakukan pemuasan terhadap
konsumen dalam hal produksi yang akan dinikmati berupa menu menu yang kami
hadirkan dan menikmati hal unik berupa permainan permainan kecil yang menyenangkan
di meja masing masing pengunjung nantinya.
