iklan
Jit Dan Daya Telusur Biaya Over Head - Dalam system JiT sebagian besar BOP yang semula biaya bersama sekarang berubah menjadi biaya secara langsung dapat ditelusur jejaknya kepada produk atau berubah menjadi biaya langsung
![]() |
| Konsep Just In Time (Jit) |
Contoh
: Biaya biaya yang masuk dalam kelompok tersebut antara lain biaya pemakaian
fasilitas produksi; penanganan bahan baku; reparasi dan pemeliharaan..
Pada
kenyataannya tidak semua biaya tidak langsung dapat diubah menjadi biaya
langung seperti: biaya depresiasi pabrik, biaya gaji satpam, PBB dan
sebagainya.
Tabel 4.1
Jenis-jenis biaya yang dapat
diubah dan tidak dapat diubah dari biaya tidaklangsung menjadi biaya langsung
|
Biaya
manufaktur
|
Konvensional
|
|
|
1. Tenaga kerja langsung
2. Bahan
3. Penanganan Langsung
4. Reparasi & Pemeliharaan
5. Energi
6. Supplais dan Operasi
7. Supervisi
8. Asuransi dan Pajak
9. Depresiasi bangunan
10. Depresiasi Peralatan Pabrik
11. Jasa penjagaan
|
1.
Langsung
2.
Langsung
3.
Tidak
Langsung
4.
Tidak
Langsung
5.
Tidak
Langsung
6.
Tidak
Langsung
7.
Tidak
Langsung
8.
Tidak
Langsung
9.
Tidak
Langsung
10.
Tidak
Langsung
11.
Tidak
Langsung
|
1.
Langsung
2.
Langsung
3.
Langsung
4.
Langsung
5.
Langsung
6.
Langsung
7.
Langsung
8.
Tidak
Langsung
9.
Tidak
Langsung
10. Langsung
11. Tidak Langsung
|
Akurasi Penentuan Harga Pokok Produk Dan JIT
Konsekuensi
turunnya biaya tidak langsung dan naiknya biaya langsung adalah peningkatan
akurasi perhitungan harga pokok produk. Biaya produksi langsung dapat ditelusur ke produk dengan menggunakan cost driver dan
tariff overhead
Implementasi JIT
menghasilkan pengurangna jumlah pool biya tak langsung dan mengubah sebagian
besar biaya tak langsung menjadi biaya langsung. Hal ini akan mengurangi secara
signifikan kompleksitas persoalan pembebanan biaya.
Contoh :
Sebelum penerapan system JIT
perusahaan membebankan baiay kepada produk yaitu produk Sepatu dan Sandal
dengan menggunakan system berbasisi aktifitas. Salah satu pool BOP berisi aktifitas OHP yaitu pemeliharaan dan
energi. Jumlah biaya pertahun untuk pool tersebut, informasi tentang cost
driver (jam mesin) dan info lainya yang berhubungan dengan kedua produk
tersebut sebagai berikut:
|
Uraian
|
Jumlah
|
|
Jumlah
biaya pemeliharaan dan energi
|
Rp. 2.000.000.000
|
|
Jam
Mesin
Produk A
Produk B
|
Rp. 25.000
Rp. 25.000
|
|
Jumlah produksi
Produk A
Produk
B
|
Rp. 50.000
Rp. 50.000
|
Berdasarkan
informasi tersebut tariff per-unit adalah sebesar Rp, 40.000/ jam mesin, dengan
tariff ini pembebanan biayaya dapat dilakukan sebagai berikut:
Produk A: Total biaya yang dibebankan ( 40.000 x
25.000) = Rp. 1.000.000.000
Biaya / unit (1.000.000.000 :
50.000) = Rp. 20.000
Produk B : Total biaya yang dibebankan ( 40.000 x
25.000) = Rp. 1.000.000.000
Biaya / unit (1.000.000.000 : 50.000)
= Rp. 20.000
Dengan menerapkan system manufaktur JIT dan mengorganisasikan sel manufacture untuk
setiap produk energi yang disediakan untuk setiap sel dan karyawan disetiap sel
dilatih untuk melaksanakan pekerjaan pemeliharaan
Jam mesin yang digunakan untuk setiap sel masih sama untuk setiap produk
dan jumlah unit yang diproduksi juga sama biaya pemeliharaan dan energi untk
setiap sel sebagai berikut:
|
Uraian
|
Sel
A produksi sepatu
|
Sel
B produksi sandal
|
|
Biaya
energi
|
Rp. 500.000.000
|
Rp. 600.000.000
|
|
Biaya
pemeliharaan
|
Rp. 300.000.000
|
Rp. 600.000.000
|
|
Total
|
Rp. 800.000.000
|
Rp. 1.200.000.000
|
Dari informasi tersebut “ biaya per unit “ untuk stiap produk adalah
sebagai berikut:
Produk Sepatu, biaya per-unit
(800.000.000/50.000) = Rp. 16.000
Produk Sandal, biaya per-unit(1.200.000.000/50.000)= Rp. 24.000
Biaya per-unit yang dihitung atas dasar stuktur sel menggambarkan secara akurat konsumsi biaya pemeliharaan dan
biaya energi, karena biaya ini secara langsung dapat ditelusur ke setiap
produk à dengan kenyataan (fakta) bahwa JIT tidak mampu mengkonvensi seluruh biaya tidak
langsung menjadi langsung maka kombinasi system JIT
dengan system ABC sangat diperlukan.
Soal: Sebelum menerapkan sistem JIT ,
rumple Comany menggunakan jam mesin untuk menentukan biaya pemeliharaan atas
ketiga produknya (taplak meja kecil, sedang, dan besar). Total biaya pemeliharaan adalah $280.000 per
tahun. Jam mesin yang dipakai untuk
masing-masing produk dan jumlah produk yang diproduksi adalah sebagai berikut :
|
|
Jam Mesin
|
Kuantitas Produk
|
|
Kecil
|
30.000
|
7.500
|
|
Sedang
|
30.000
|
7.500
|
|
Besar
|
40.00
|
10.000
|
Setelah
menerapkan JIT , tiga sel
manufaktur diciptakan, dan pekerja sel dilatih untuk melakukan
pemeliharaan. Biaya pemeliharaan untuk
ketiga sel tetap berjumlah $280.000; akan tetapi, biaya-biaya ini sekarang
dapat ditelusuri ke masing-masing sel sebagai berikut :
|
Sel, taplak meja kecil
|
$ 76.000
|
|
Sel, taplak meja sedang
|
84.000
|
|
Sel, taplak meja besar
|
120.000
|
DIMINTA :
1.
Hitunglah biaya pemeliharaan
per taplak untuk setiap jenis sebelum JIT
2.
Hitunglah biaya pemeliharaan
per unit untuk setiap jenis setelah JIT
3. Jelaskan mengapa biaya pemeliharaan per
unit dengan JIT lebih akurat
disbanding biaya pra-JIT
