iklan
Di era globalisasi saat ini, semakin banyak perusahaan-perusahaan yang berdiri di Indonesia. Baik perusahaan sejenis maupun yang tidak sejenis. Setiap perusahaan pasti memiliki rencana keuangan yang berbeda-beda. Saat ini semua perusahaan wajib membuat suatu laporan yang berkaitan dengan perkembangan keuangan perusahaan dalam suatu periode tertentu.
Pihak-pihak
yang memiliki kepentingan terhadap perkembangan suatu perusahaan sangatlah
perlu untuk mengetahui kondisi keuangan suatu perusahaan tercermin dalam
laporan keuangannya. Laporan keuangan dibuat dengan maksud memberikan gambaran
kemajuan perusahaan secara periodik. Laporan keuangan terdiri dari data-data
yang merupakan hasil dari kombinasi antara fakta yang telah dicatat,
prinsip-prinsip, dan kebiasaan-kebiasaan dalam akuntansi serta pendapat pribadi
yang tertuang dalam prinsip akuntansi Indonesia tahun 1984.
Definisi
laporan keuangan yaitu suatu media informasi yang digunakan oleh suatu
perusahaan untuk melaporkan keadaan dan posisi keuangan perusahaan kepada
pihak-pihak yang berkepentingan yaitu pihak internal dan eksternal perusahaan
yang bermanfaat bagi pihak tersebut dalam pengambilan keputusan secara ekonomi.
A. DEFINISI AKUNTANSI
Definisi akuntansi dapat dilihat dari 2 (dua) sudut
pandang yaitu:
1. Fungsi
dan Kegunaan
Akuntansi
merupakan aktivitas jasa yang berfungsi memberikan informasi kuantitatif
mengenai kesatuan-kesatuan ekonomi terutama yang bersifat keuangan yang
bermanfaat dalam pengambilan keputusan.
2. Proses
Kegiatan
Akuntansi
adalah seni mencatat, mengklasifikasi dan mengikhtisarkan transaksi-ttransaksi
kejadian yang sekurang-kurangnya atau sebagaian bersifat keuangan dengan cara
menginterpretasikan hasil-hasilnya.
Akuntansi dan Tata Buku
Akuntansi
lebih luas dari Tata Buku sebab Tata Buku hanyalah pencatatan secara sistimatis
transaksi/kejadian yang dinyatakan dengan nilai uang.
Cabang Akuntansi
Terdapat
3 (tiga) cabang akuntansi yaitu:
- Akuntansi keuangan
Adalah
cabang akuntansi yang menghasilkan laporan keuangan bagi pihak ekstern seperti
investor, kreditor, dan Bapepam.
- Akuntansi manajemen
Adalah
cabang akuntansi yang menghasilkan laporan keuangan bagi pihak intern
organisasi atau manajemen.
- Akuntansi Pemerintah
Adalah
cabang akuntansi yang memproses transaksi-transaksi keuangan pemerintah yang
menghasilkan laporan keuangan sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan
APBN/APBD kepada rakyat melalui lembaga legislatif serta untuk kepentingan
pihak-pihak yang terkait.
B. SIKLUS AKUNTANSI
Berdasar
gambar di atas dapat kita uraikan bahwa siklus akuntansi adalah sebagai
berikut:
a. Pencatatan
Data ke dalam dokumen sumber/bukti transaksi.
b. Penjurnalan,
yaitu menganalisis dan mencatat transaksi dalam jurnal (buku harian)
c. Melakukan
posting ke Buku Besar yaitu memindahkan debet dan kredit dari jurnal ke akun
Buku Besar.
d. Penyusunan
Neraca Saldo yaitu menyiapkan Neraca Saldo unttuk mengecek keseimbangan Buku
Besar.
e. Membuat
ayat jurnal penyesuaian dan memasukkan jumlahya pada Neraca Saldo.
f. Membuat
ayat-ayat penutup yaitu menjurnal dan memindahbukukan ayat-ayat penutup.
g. Penyusunan Laporan Keuangan yaitu Laporan Rugi Laba,
Laporaan Perubahan Modal dan Neraca.
C. PERSAMAAN DASAR
AKUNTANSI
|
Aktiva = harta yang dimiliki perusahaan yang merupakan sumber
ekonomi.
Contoh: kas, piutang, gedung dsb.
Utang = kewajiban yang menjadi beban
perusahaan
Contoh: utang pembelian kredit
Modal =
hak atau klaim pemilik atas aktiva perusahaan
Contoh: Setoran
modal oleh pemilik
D. ANALISIS TRANSAKSI
1.
Transaksi
yang mempengaruhi Aktiva
1. Pembellian
aktiva/aset secara tunai
Contoh = suatu perusahaan
produsen minuman membeli
sebuah
kendaraan seharga Rp 100.000.000,00 secara
tunai
Analisis =
transaksi tersebut akan mempengaruhi aktiva yaitu kas
perusahaan
berkurang sebesar Rp 100.000.000,00 dan
kendaraan bertambah senilai Rp 100.000.000,00
2. Pembelian
aktiva/aset secara kredit
Contoh =
suatu perusahaan jasa foto copy membeli mesin foto kopi
seharga Rp 50.000.000,00 secara kredit.
Analisis =
transaksi tersebut akan mempengaruhi aktiva yaitu
peralatan bertambah senilai Rp 50.000.000,00 dan hutang
berkurang senilai Rp 50.000.000,00
3. Penjualan
aktiva/aset secara tunai
Contoh =
suatu perusahaan minuman menjual kendaraan seharga
Rp 80.000.000,00 secara tunai
Analisis =
transaksi tersebut akan mempengaruhi aktiva yaitu kas
perusahaan
bertambah sebesar Rp 80.000.000,00 dan kendaraan perusahaan berkurang senilai
Rp 80.000.000,00
4. Penjualan
aktiva/aset secara kredit
Contoh =
suatu perusahaan minuman menjual kendaraan seharga
Rp 150.000.000,00 secara kredit
Analisis =
transaksi tersebut akan mempengaruhi aktiva yaitu
kendaraan
berkurang senilai Rp 150.000.000,00 dan piutang perusahaan bertambah sebesar Rp
150.000.000,00
2.
Transaksi
yang mempengaruhi Utang
1. Pembelian
aktiva/aset secara kredit
Contoh =
suatu perusahaan membeli sebuah mesin secara kredit
seharga Rp 200.000.000,00
Analisis = transaksi tersebut akan mempengaruhi utang
yaitu
utang perusahaan bertambah sebesar Rp 200.000.000,00 dan
peralatan bertambah sebesar Rp 200.000.000,00.
2. Pembayaran
utang
Contoh =
suatu perusahaan membayar utang sebesar
Rp 50.000.000,00
Analisis = transaksi tersebut mempengaruhi utang yaitu
Utang perusahaan berkurang sebesar Rp 50.000.000,00 dan
kas berkurang sebesar Rp 50.000.000,00.
3.
Transaksi
yang mempengaruhi Modal
1. Penambahan
investasi pemilik
Contoh
=
Mr. X melakukan penyetoran sebesar Rp 50.000.000,00
ke kas perusahaan sebagai tambahan modal.
Analisis = transaksi tersebut akan mempengaruhi modal
yaitu
modal perusahaan bertambah sebesar Rp 50.000.000,00 dan
kas perusahaan bertambah sebsesar Rp 50.000.000,00.
2. Pengurangan
investasi pemilik
Contoh = Mr.
T melakukan penarikan uang perusahaan untuk
keperluan pribadi sebesar Rp 25.000.000,-
Analisis =
transaksi tersebut akan mempengaruhi modal yaitu
modal perusahaan berkurang sebesar Rp 25.000.000,- dan
kas berkurang sebesar Rp 25.000.000,-.
Latihan 1
Analisislah transaksi-transaksi sebagai berikut:
- Pembelian aktiva tetap secara tunai senilai Rp 2.000.000,00
- Penerimaan kas atas piutang perusahaan senilai Rp 200.000,00
- Pembelian aktiva tetap secara kredit senilai Rp4.000.000,00
- Pembayaran utang senilai Rp 100.000,00
- Penambahan investasi oleh pemilik sbesar Rp 3.000.000,00.
- Pengambilan untuk pribadi sebesar Rp 300.000,00.
E. BASIS AKUNTANSI
Basis akuntansi menyatakan saat pengakuan atas transaksi
yang merupakan dasar pencatatan transaksi tersebut.
Terdapat
2 (dua) basis akuntansi yaitu basis kas dan basis akrual.
Basis Kas
Suatu transaksi yang diakui dan dicatat berdasarkan saat
kas diterima dan dikeluarkan.
Basis
Akrual
Suatu transaksi diakui dan dicatat berdasarkan pengaruh
transaksi pada saat kejadian dan dicatat serta dilaporkan pada periode yang
bersangkutan.
Latihan 2
Hotel SEPITRUS pada tanggal 2 Agustus 2002 menerima
pembayaran dimuka sewa kamar dari seorang tamu hotel sebesar Rp 1.000.000,-
untuk sewa kamar selama 4 hari.
Bagaimana pencatatan dan pelaporan transaksi tersebut
dengan basis kas dan basis akrual?
Latihan 3
Pada tanggal 1 Januari 2000 telah dilakukan pembayaran
biaya iklan untuk periode 24 bulan sebesar Rp. 24.000.000,-.
